Kabar Duka, Fahmi Idris Meninggal Dunia Dalam Usia 78 Tahun Di RS Medistra

Mantan Menteri Perindustrian Fahmi Idris meninggal dunia dalam usia 78 tahun di RS Medistra Jakarta, Minggu (22/5) pukul 10.10 WIB.

Kabar ini disampaikan putri Fahmi Idris yang juga anggota DPD, Fahira Idris, melalui akun Twitter-nya.

 

Jabat tangan Fahmi Idris saat menjalani perawatan, dengan putrinya, Fahira Idris. (Foto: Twitter @fahiraidris)

 

“Inalillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah berpulang ke Rahmatullah, Ayah saya, Bapak Prof. Dr. H. Fahmi Idris bin Idris Marah Bagindo @fahmiidris1. Wafat pukul 10.00 WIB di ICU RS Medistra. Akan disemayamkan di rumah duka, di Jalan Mampang Prapatan IV Nomor 20, Jakarta Selatan,” tulis Fahira, Minggu (22/5).

Menurut rencana, jenazah akan dimakamkan di Tanah Kusir pukul 13.00 WIB.

“Mohon dimaafkan Ayah Fahmi Idris, jika selama hidup memiliki salah dan khilaf,” imbuh Fahira.

Fahmi Idris yang lahir pada 20 September 1943 meninggalkan seorang istri bernama Yenni Fatmawati, dua anak: Fahira Idris dan Fahrina Idris yang masing-masing sudah berkeluarga.

Fahmi Idris merupakan putra dari pasangan perantau Minangkabau. Ayahnya Haji Idris Marah Bagindo, adalah seorang pedagang yang mendidik anak-anaknya untuk taat beragama dan disiplin.

Dia lulus dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada tahun 1969. Semasa kuliah, Fahmi Idris menjabat pimpinan Himpunan Mahasiswa Islam, Ketua Senat Fakultas Ekonomi UI (1965-1966), dan Ketua Laskar Ampera Arief Rachman Hakim (1966-1968).

Di pemerintahan, Fahmi Idris pernah menjabat Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada era Presiden ke-3 RI BJ Habibie dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Selanjutnya, masih di masa pemerintahan SBY, Fahmi Idris ditunjuk menjadi Menteri Perindustrian.

9 April lalu, Fahmi Idris dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan dalam bidang Ilmu Manajemen Sumber Daya Manusia oleh Universitas Negeri Padang. ■

 

 

]]> .
Mantan Menteri Perindustrian Fahmi Idris meninggal dunia dalam usia 78 tahun di RS Medistra Jakarta, Minggu (22/5) pukul 10.10 WIB.

Kabar ini disampaikan putri Fahmi Idris yang juga anggota DPD, Fahira Idris, melalui akun Twitter-nya.

 

Jabat tangan Fahmi Idris saat menjalani perawatan, dengan putrinya, Fahira Idris. (Foto: Twitter @fahiraidris)

 

“Inalillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah berpulang ke Rahmatullah, Ayah saya, Bapak Prof. Dr. H. Fahmi Idris bin Idris Marah Bagindo @fahmiidris1. Wafat pukul 10.00 WIB di ICU RS Medistra. Akan disemayamkan di rumah duka, di Jalan Mampang Prapatan IV Nomor 20, Jakarta Selatan,” tulis Fahira, Minggu (22/5).

Menurut rencana, jenazah akan dimakamkan di Tanah Kusir pukul 13.00 WIB.

“Mohon dimaafkan Ayah Fahmi Idris, jika selama hidup memiliki salah dan khilaf,” imbuh Fahira.

Fahmi Idris yang lahir pada 20 September 1943 meninggalkan seorang istri bernama Yenni Fatmawati, dua anak: Fahira Idris dan Fahrina Idris yang masing-masing sudah berkeluarga.

Fahmi Idris merupakan putra dari pasangan perantau Minangkabau. Ayahnya Haji Idris Marah Bagindo, adalah seorang pedagang yang mendidik anak-anaknya untuk taat beragama dan disiplin.

Dia lulus dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada tahun 1969. Semasa kuliah, Fahmi Idris menjabat pimpinan Himpunan Mahasiswa Islam, Ketua Senat Fakultas Ekonomi UI (1965-1966), dan Ketua Laskar Ampera Arief Rachman Hakim (1966-1968).

Di pemerintahan, Fahmi Idris pernah menjabat Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada era Presiden ke-3 RI BJ Habibie dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Selanjutnya, masih di masa pemerintahan SBY, Fahmi Idris ditunjuk menjadi Menteri Perindustrian.

9 April lalu, Fahmi Idris dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan dalam bidang Ilmu Manajemen Sumber Daya Manusia oleh Universitas Negeri Padang. ■

 

 
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *