HNW Dukung Pengembangan Pencak Silat Betawi

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menyampaikan dukungannya terhadap  upaya penguatan kegiatan budaya bangsa. Seperti, seni bela diri dan Pencak Silat yang di diselenggarakan Brigade Jawara Betawi 411.

Dukungan itu ia sampaikan langsung saat bertemu  secara daring dengan para jawara Betawi di aula Masjid As-Saadah Simprug, Jakarta Minggu (17/10).

Turut hadir pada acara tersebut, Panglima Brigade Jawara Betawi 411 Basir Bustomi, Panglima Brigade Jawara 411 Provinsi DKI Jakarta Ust. Hasan Basri, Ketua DKM Masjid As Saadah KH. Ahmad Jaelani, Lc, serta Sekjend Brigade Jawara Betawi 411 H. Anton, para Koorwil dan anggota Jawara Betawi.

“Saya mengajak semua pihak mendukung kesenian dan kebudayaan. Seperti seni bela diri, pencak silat, agar bisa terus eksis, berkembang dan bermanfaat untuk umat dan bangsa, baik dalam hal kesehatan, kebugaran, keamanan, kesantunan juga kesalehan. Ini penting agar seni budaya kita bisa berkontribusi  menjaga dan memajukan budaya bangsa, sebagaimana semangat dalam UUD-NRI pasal 28 C ayat (1),” demikian disampaikan Hidayat saat memberikan sambutan di hadapan para Jawara Betawi.

Wakil Ketua Majelis Syura PKS ini menjelaskan, dirinya dan PKS sangat perhatian terhadap kekuatan fisik yang membawa manfaat bagi masyarakat.  Apalagi yang selaras dengan seni dan budaya masyarakat. Seperti Pencak Silat Betawi.

HNW dan PKS dalam berbagai kesempatan juga telah menunjukkan secara konkret aksi keberpihakan kepada kegiatan kesenian dan kebudayaan. Misalnya melalui penyelenggaraan lomba pembacaan rawi, lomba baca kitab kuning, peringatan Maulid Nabi, dan pengembangan komunitas senam nusantara.

Dukungan terhadap seni budaya, kata HNW, merupakan pengamalan dari UUD NRI tahun 1945 pasal 28C ayat (1).  Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui seni dan budaya demi meningkatkan kualitas hidupnya. Dan demi kesejahteraan umat manusia. Negara juga perlu menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya sebagaimana ketentuan pasal 32 ayat (1).

“Kami juga mendukung secara khusus seni budaya pencak silat Betawi. Di antaranya melalui asistensi pembentukan legalitas yayasan Pencak Silat dan Jawara sehingga mereka memiliki badan hukum supaya dapat mengakses berbagai program dan anggaran negara untuk melestarikan seni-budaya,” tandasnya.

Panglima Brigade Jawara Betawi 411 Basir Bustomi dalam sambutannya menegaskan, dirinya mengapresiasi kiprah PKS yang sekalipun oposisi sendirian, tapi tetap berani istiqamah bela rakyat, ulama dan umat pada berbagai kasus kontroversial yang telah menimbulkan keresahan di masyarakat.

Bang Basir, sapaan akrabnya menyampaikan, aspirasi warga Jakarta dan para Jawaranya agar PKS dan anggota DPR-nya tetap menjaga amanat membela kepentingan rakyat, umat dan bangsa. Serta semakin kuat dalam melaksanakan amanah.

Dirinya mengajak anggota Jawara Betawi Brigade 411 agar menganjurkan kepada seluruh warganya di Jakarta, untuk mendukung perjuangan PKS baik di parlemen, maupun di luar parlemen. Agar tidak melenceng dari kiblat bangsa, demi mewujudkan cita-cita Indonesia. Merdeka yang juga merupakan warisan perjuangan para ulama bersama tokoh-tokoh bangsa lainnya.

“Meskipun hanya sendiri sebagai oposisi dan sering menerima fitnah atas berbagai sikapnya yang tegas, PKS tetap berani dan serius menyampaikan kritik dan masukan yang membangun bagi bangsa dan negara. Kita sebagai orang Betawi  mendukung dan mengapresiasi perjuangan anggota PKS di DPR dan di luar DPR, termasuk untuk makin eksis dan dimuliakannya seni budaya Pencak Silat Betawi dan lembaga-lembaga seni dan budaya lainnya,” pungkas Bang Basir. [TIF]

]]> .
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menyampaikan dukungannya terhadap  upaya penguatan kegiatan budaya bangsa. Seperti, seni bela diri dan Pencak Silat yang di diselenggarakan Brigade Jawara Betawi 411.

Dukungan itu ia sampaikan langsung saat bertemu  secara daring dengan para jawara Betawi di aula Masjid As-Saadah Simprug, Jakarta Minggu (17/10).

Turut hadir pada acara tersebut, Panglima Brigade Jawara Betawi 411 Basir Bustomi, Panglima Brigade Jawara 411 Provinsi DKI Jakarta Ust. Hasan Basri, Ketua DKM Masjid As Saadah KH. Ahmad Jaelani, Lc, serta Sekjend Brigade Jawara Betawi 411 H. Anton, para Koorwil dan anggota Jawara Betawi.

“Saya mengajak semua pihak mendukung kesenian dan kebudayaan. Seperti seni bela diri, pencak silat, agar bisa terus eksis, berkembang dan bermanfaat untuk umat dan bangsa, baik dalam hal kesehatan, kebugaran, keamanan, kesantunan juga kesalehan. Ini penting agar seni budaya kita bisa berkontribusi  menjaga dan memajukan budaya bangsa, sebagaimana semangat dalam UUD-NRI pasal 28 C ayat (1),” demikian disampaikan Hidayat saat memberikan sambutan di hadapan para Jawara Betawi.

Wakil Ketua Majelis Syura PKS ini menjelaskan, dirinya dan PKS sangat perhatian terhadap kekuatan fisik yang membawa manfaat bagi masyarakat.  Apalagi yang selaras dengan seni dan budaya masyarakat. Seperti Pencak Silat Betawi.

HNW dan PKS dalam berbagai kesempatan juga telah menunjukkan secara konkret aksi keberpihakan kepada kegiatan kesenian dan kebudayaan. Misalnya melalui penyelenggaraan lomba pembacaan rawi, lomba baca kitab kuning, peringatan Maulid Nabi, dan pengembangan komunitas senam nusantara.

Dukungan terhadap seni budaya, kata HNW, merupakan pengamalan dari UUD NRI tahun 1945 pasal 28C ayat (1).  Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui seni dan budaya demi meningkatkan kualitas hidupnya. Dan demi kesejahteraan umat manusia. Negara juga perlu menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya sebagaimana ketentuan pasal 32 ayat (1).

“Kami juga mendukung secara khusus seni budaya pencak silat Betawi. Di antaranya melalui asistensi pembentukan legalitas yayasan Pencak Silat dan Jawara sehingga mereka memiliki badan hukum supaya dapat mengakses berbagai program dan anggaran negara untuk melestarikan seni-budaya,” tandasnya.

Panglima Brigade Jawara Betawi 411 Basir Bustomi dalam sambutannya menegaskan, dirinya mengapresiasi kiprah PKS yang sekalipun oposisi sendirian, tapi tetap berani istiqamah bela rakyat, ulama dan umat pada berbagai kasus kontroversial yang telah menimbulkan keresahan di masyarakat.

Bang Basir, sapaan akrabnya menyampaikan, aspirasi warga Jakarta dan para Jawaranya agar PKS dan anggota DPR-nya tetap menjaga amanat membela kepentingan rakyat, umat dan bangsa. Serta semakin kuat dalam melaksanakan amanah.

Dirinya mengajak anggota Jawara Betawi Brigade 411 agar menganjurkan kepada seluruh warganya di Jakarta, untuk mendukung perjuangan PKS baik di parlemen, maupun di luar parlemen. Agar tidak melenceng dari kiblat bangsa, demi mewujudkan cita-cita Indonesia. Merdeka yang juga merupakan warisan perjuangan para ulama bersama tokoh-tokoh bangsa lainnya.

“Meskipun hanya sendiri sebagai oposisi dan sering menerima fitnah atas berbagai sikapnya yang tegas, PKS tetap berani dan serius menyampaikan kritik dan masukan yang membangun bagi bangsa dan negara. Kita sebagai orang Betawi  mendukung dan mengapresiasi perjuangan anggota PKS di DPR dan di luar DPR, termasuk untuk makin eksis dan dimuliakannya seni budaya Pencak Silat Betawi dan lembaga-lembaga seni dan budaya lainnya,” pungkas Bang Basir. [TIF]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *